Selasa, 01 September 2015

Daun

Telisik seraya berbisik
Angin meniup daun berhembusan
Kadang daun jatuh kepermukaan
Kadang daun terbang keawan-awan

Tiada peduli akan daun
Mereka begitu senang dengan buah
Apa daya sang daun
Ia rela melindungi bebuahaan

Daun terus berjatuhan
Bergugur di taman
Bergugur di jalanan
Tapi, tiada yang peduli, daun hanyalah daun

Mereka bergerak mendekat
Menginjak lalu menghempas
Tak peduli, oh tak peduli
Daunku yang lemas tak beraturan

Terenyak dalam ruang, daun hanyalah daun
Berguguran
Terbang
Dan menghilang

Oh Tuhan beritahu mereka
Siapa yang tiba lebih dahulu untuk menjaga cinta
Daun tiba, buah datang
Daun hilang, buah menjadi ketenangan

Oh daun yang terlupakan
Bisikan sedikit rasa sakitmu
Agar semua tahu
Kamu indah dengan tingkahmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar bagi yang perlu