Selasa, 30 Oktober 2012

Melarikan Diri

  Ehem. Gue tau kalian sudah menduga gue telah tiada dan bahagia di sisi-Nya. No... No... No... Gue lolos sodara sekalian. Yak, gue masih ngeblog. Kemarin-kemarin sengaja gue enggak ngupdate biar mendramatisir dan disangka disembelih.
  Biar gue jelasin, jadi gue lolos dari penyembelihan hewan qurban karena pas cek berat badan gue kekurusan, pas cek ketampanan gue terlalu tampan, pas cek gender ternyata gue gak punya gender... Jeder, gue pun dilewatkan dalam penyelembihan tersebut.
  Gue hanya bisa melambai-lambai tangan pada rekan-rekan gue yang tak bisa berbuat apa-apa karena hari kematiannya sudah tiba. Jadi para pembaca jangan takut, gue masih disini kok dan masih mampu mengupdate blog-blog usang ini. Gue tahu kalian sayangkan sama gue. Semoga tahun depan gue masih bisa lolos dari penyembelihan lagi.
  Sebentar, gue pengin ketawa terbahak-bahak dulu melihat mereka yang sudah tiada. HAHAHA... Ok fix sip gue jahat abis. Bodo amat, gue keki, bener-bener keki setelah gue tahu kalah lagi. Bukan, bukan klub kesayang gue juventus itu menelan kekalahan. Tapi, guenya kalah lagi. Ya gue pengin cerita sih, tapi gue lagi gak mood. Tapi, gue tahu elu semua udah pada kepokan? Haha...
  Ya, tampaknya gue kalah lagi dalam persaingan menjadi penulis. Novel gue tampaknya tersingkirkan sesuai dengan judulnya 'Tersingkirkan' ok gue maklumi, itu novel emang enggak jelas. Sengaja gue buat biasa saja, gue kira bakal di edit editor. Tahunya cuman kata-katanya doang, gue gak tahu harus apa sementara waktu itu gue udah kena deadline.
  Alhasil, benar-benar tak maksimal. Tapi, gue masih ada harapan lagi. Gue sudah mendaftar sebagai Calon Mahasiswa Telkom 2013. Dan besok adalah pengumuman. Gue takut, gue resah, gelisah, gue pria, gue tampan, gue kece, gue dag dig dug ser. Gue berharap banget kalau hal ini gak kalah. Masa iya gue kalah mulu, miris sekali.
  Semoga aja enggak kena karma gara-gara gue kabur dari penyembelihan. Lagian orang-orang pada sedih kalau gue disembelih nanti. Elu sedih nggak? Enggak? Yaudah. Oh ya, pas hari H banyak banget orang-orang yang nanya ke gue.
  "Pi, lu masih hidupkan? Enggak disembelih hari ini?"
  Gue hanya bisa bilang. "Gue pria tampan."
  Mereka bales. "Gak jelaslu!"
  Gue ketawa ngakak puas dan kalian tak harus peduli ok. Udahan ah update absrudnya. Gue lagi benar-benar gelisah, dan mungkin salah satu melepas gelisah gue adalah mencurahkannya disiti. Wihi... Terima kasih berkunjung. :)

Senin, 22 Oktober 2012

Muhammad Hilmy An Nabhany

Mungkin kisah indah tak selalu berakhir indah
Untuk menikmati sedikit kebencian kutanamkan
Hari usang membuatku piluh
Akan omong kosong mereka yang menghujamku
Malaikat pun tahu, aku tak seburuk itu
Mungkin kini sisa waktu hanya untuk sebuah kenangan
Aku akan tiada, tak ada kebencianku
Damai tenang di alam sana tanpa peduli mereka.

                                     Hai kasih. Aku pernah berucap
                                     Ingat kasih. Senyumku akan bersemi karenamu
                                     Lama terasa semua terjadi dan terbukti
                                     Makna ucapanmu dengan mereka tak berbeda
                                     Yang mematikan bak bisa ular.

Aku mulai teringat
Nakal dan liar kehidupan ini.

                                     Nikmat semua itu terlihat percuma
                                     Aku terlalu takut akan kehidupan seperti ini
                                     Bala permasalahan tak berujung dan terus berkisah
                                     Hariku mematikan namun terus kulewati
                                     Aku ingin mencoba mengakhiri
                                     Nyawa yang kugenggam mulai tersisih dan lenyap
                                     Yang terakhir kuucap, selamat tinggal.

Minggu, 21 Oktober 2012

Ini Tugas Lho, Nek!

  Yak, berjumpa di hari minggu. Gue emang benar-benar buta waktu. Jadwal kehidupan gue gak pernah terjadwal dengan rapih sama seperti tulisan tangan gue yang nggak karuan kalau kata guru bahasa inggris gue bilang kaya "Kode Rahasia." kalah kali tulisan sensekerta atau tulisan sejarah lainnya. Ya, sudah membuka aib sendiri. Di minggu pagi gue benar-benar berusaha untuk membangun mood gue.
  Akhirnya mood gue benar-benar terbentuk dan gue memaksakan diri mengerjakan tugas dari salah seorang guru populer dikelas. Kalau nggak dikerjain mungkin gue jadi pemulung sementara atau tukang nasi padang. Itu bukan yang membuat gue terpaksa mengerjakan. Sesekali bolehlah gue menjadi orang bener dan rajin. Soalnya tampang gue tuh sudah mendukung abis kok. B-)
  Pagi itu gue di jemput oleh teman terbaik gue atau bisa disebut sahabat, atau bestfriend asal jangan girlfriend saja. Karena dia itu cowok oke. Dan gue gak homo! Sekali lagi gue itu gak homo! Pagi itu juga gue selalu tersenyum dihadapan orang, makan pun gue senyum, mandi pun gue senyum, buang air besar pun gue senyum. Beruntung aja gak ada yang tahu jadi masih di kira normal. :)
  Seusai aktifitas super duper melelahkan itu, akhirnya Septian datang ke rumah nenek gue. Oh iya, FYI, gue weekend lagi di rumah nenek gue lagi berburu kehidupan lama yang pengin diukir kembali *Caelah. Gue di jemput, gue di boncengin, gue pun ke warnet bersamanya.
  Gue pertama-tama mengambil ancang-ancang. Gue mau benar-benar mengerjakan itu tugas atau tidak. Tapi akhirnya gue benar-benar mengerjakan setelah gue tahu kepanjangan dari EYD. Bagi kalaian yang gak tahu kepanjangan EYD, sekarang gue kasih tahu, sekali-kali update yang mendidik bolehkan? Biar disangka gue itu pinter. EYD itu kependekan dari Ejaan Yang Disempurnakan. Gue pun baru tahu kepanjangannya setelah menyebut kepanjangannya. Ngerti gak? Kalau gak lebih baik lu kursus bahasa indonesia deh kalau ada.
  Gue pun mencatat beberapa pertanyaan yang ingin gue tanyakan. Salahnya di gue itu adalah gue memasang pertanyaan tentang pendapatan di pertama berjumpa oleh sang nenek yang kece abis pokoknya gue gak mampu membayangkannya terlanjur sakit hati gue.
  Pertama gue bertanya oleh mas-mas seusia gue. Masih fine-fine aje, sampai akhirnya mas-masnya nyerah dan mengira gue homo. Yaudah gue move on ke nenek-nenek itu. Gue tanya.
  "Nek, mau tanya ini tugas dari sekolah. Pendapatan warnet sebulan berapa ya?" tanya gue.
  Nenek itu shock berat berasa kaya ketemu Zayn Malik kudusan. "Wah maaf, gak bisa gitu dek, harus ada surat keterangan tugasnya, harus ada blablabla..."
  Gue pun berusaha meyakinkan itu nenek beberapa menit berikutnya. Namun bersih keras nenek itu gak mau jawab. Analoginya nihya, perasaan gue remuk kaya orang di tolak pas nembak sang pujaan. Inget itu analogi lho. Gue benci, keki, mood gue hancur, tugas gue pun akhirnya ngasal.
  Gue terus gerutu di hadapan septian tentang nenek-nenek super duper badai abis pokoknya. Kalau disamain tuhya, itu nenek kaya tom crusie. Iya gue tahu tom crusie cowok, kenapa? Gak suka!? Badmood nih!!!
  Entah kenapa dari sudut pandang nenek itu gue terlihat seorang penyusup yang ingin membuka usaha sejenis atau menghancurkan perusahannya. Bahkan gue foto warnetnya saja tak boleh. Foto switch dan hubnya saja gak boleh. Tanya topologinya saja sudah kayanya ukuran BH-nya. Sangat dirahasiakan. ehem maaf emosi. Padahal semua itu demi secercah nilai yang tak bisa kuukir sendiri.
  Gue pun keluar dari warnet tanpa menatap sedikit pun menoleh dan menatap nenek kaya di sinetron-sinetron yang berupaya untuk minta dipanggil. Gue keluar dan ada yang minta uang parkir, gue kasih aja 2rb robek bekas kembalian dari angkutan umum. Eh, karena septian kaburnya kelamaan ketahuan deh. Terpaksa jugakan keluar 2rb. Ok itu tak apa, setidaknya sekarang gue sudah usai berurusan dengan nenek-nenek super duper badai tsunami gunung meletus lumpur lapindo puting beliung topan ali baba.

Rabu, 17 Oktober 2012

Oktoboroboro

  Hai, masih berjumpa di bulan yang sama dari postingan sebelumnya. Dan ya gue emang masih sibuk, tapi terkadang suka rindu juga untuk mengurus dan mengisi keperihan serta kepedihan blog yang mulai usang tak menentu ini.
  Gue sudah menyelesaikan UTS tapi tetep aja blog ini seperti kuburan cina. Gue pun belum dapat topik menarik yang diperbincangkan, ya gue jadi nulis seadannya aja ya. Ya karena seadanya gue nulis begini aja. Udah dulu ya. Bye. Haha...
  Gue bercanda, gue baru saja mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa di STT Telkom 2013. Doakan gue ya semua pengunjung agar di terima dan sukses disana. Gue juga akhir-akhir ini masih melanjutkan rutinitas seperti tidur siang yang udah klop banget sama diri gue sekarang. Asal jangan gak bangun-bangun aja.
  Gue juga lagi pusing sama namanya desain, akhir-akhir ini gue liat desain salah satu desainer kaos distro dari filipina kalau gak salah. Dan yak itu amazing banget menurut gue dan mustahil gue bisa ngebuat begitu. Bukan mustahil sih, terlalu dini mungkin. Gue gak akan membatasi diri gue, tapi suatu saat gue bisa melakukannya. Ini bicara waktu dan pembiasaan.
  Gue perhatikan setiap garis yang beliau torehkan di layer-layer. Begitu detail, hebohnya lagi pas desain-desain yang sudah menggunakan pewarnaan. Sangat terasa hidup desain-desainnya, dan benar-benar tak kaku. Walau itu sebagian kecil dari sekian banyaknya desain hebat di luar sana, tapi gue suka aja sama itu desainer. Jiwa seninya gue banget dah pokoknya. Walau gue gak bisa ngelakuin itu semua. Sekali lagi ini bicara waktu dan pembisaan.
  Oh ya, hari update ini adalah hari jadinya FONT yaitu brand atau merk milik gue dan temen gue yang berasal dari bekasi. Ini hari jadi setengah tahun, gue sebagai desainer FONT turut berbahagia, pada dasarnya gue bisa menuangkan semua karya gue disitu dan diterima pada masyarakat seperti membelinya. Bagi yang mau lihat FONT itu kaya bagaimana nih link fans pagenya www.facebook.com/FONTclothing/ .
  Oh ya lagi tanggal 20 oktober FONT akan merilis kaos keempatnya. Hehe... Masih muda ya, baru empat kaos yang terliris selama 6 bulan. Soalnya sempat terjadi vakum akibat-akibat hal-hal tertentu. Jadinya baru sedikit, serta desainernya lagi sibuk menata masa depan nih. Hehe...
  Kenapa judulnya Oktoboroboro? Sebenarnya gue gak terlalu peduli sama judul postingan ini. Setiap postingan yang berjudul aneh seperti ini pasti ceritanya bercampur gak karuan dan tetep aja gue masih jomblo sejati. :) Jadinya jangan sedih ya kalau gue suka menghilang seperti ninja ranger. :)

Minggu, 07 Oktober 2012

Minggu Pagi Menjelang

  Bulan sudah berada di Oktober, walau naskah gue jadinya November gue tak begitu sedih. Gue benar-benar lagi membara bak api, gue lagi benar-benar serius buat nerusin pendidikan gue. Gue benar-benar berniatan masuk IT Telkom, minta doanya ya kawan blogger sejagat raya dan sedunia sesapi juga.
  Selain lagi serius untuk masuk kuliah, gue juga lagi mau berjuang pada UTS atau ulangan tengah semester. Ini minggu pagi yang cerah, walau malam akan terasa amat berat karena harus memilih, antara nonton Juventus yang berlaga jam 8 malam nanti atau belajar dengan fokus sambil terlelap tidur.
  Jujur saja, gue itu orangnya jarang belajar. Belajar paling disekolah doang. Gue sering disuruh belajar sama nyokap, tapi gue tepis dengan kata. "Memang 6 jam belajar disekolah gak cukup?" Nyokap pun jitak gue pada akhirnya.
  Gue memang bukan tipikal anak rajin, tapi gue bisa meyakinkan gue itu optimistis dan tak gampang menyerah. buktinya, walau blog gue belum tentu banyak yang baca tapi gue terus menyisihkan waktu untuk menulis dan menuangkan semua yang ada di penat gue.
  Selain itu, gue juga masih nulis novel walau novel gue dipending dan dipending. Itu kehidupan, gue sempet berbicara masalah perjuangan dengan sahabat gue @septiancina, suatu ketika kami berbicara usaha yang maksimal. Sampai akhirnya gue lihat tweet dari @syifabil "kalau belum tercapai ya berarti usaha kita belum maksimal."
  Ketika itu gue baru mulai paham, jadi usaha gue semua ini belum benar-benar mencapai maksimal. Ibarat kata ini masih awal. Jika semua yang gue usahakan atau inginkan tercapai mungkin gue benar-benar melakukannya dengan maksimal.
  Jujur saja, sebelumnya gue gak pernah berpikir seperti itu. Gue hanya terpikir gue melakukan maksimal masaah hasil itu tidak terlalu penting. Entahlah, semenjak kata itu berarti upaya gue masih cemen. Gue pun sekarang jadi lebih giat tidur. Ok itu gak ada hubungannya sama pembahasan diatas. :p
  Bicara tidur, memang gue lagi rajin tidur siang dan tak terlalu larut malam saat tidur. Gue lagi tahap pembersihan jerawat yang gak karuan. Cukup efektif dan jadi bugar juga sih badan gue, tapi doain aja ya agar gak tidur selamanya. Tapi, di minggu pagi ini gue gagal tidur gara-gara ketagihan main WE8.
  Kembali ke topik awal, pelajaran pertama UTS nanti benar mematikan, PKN. You are know PKN? its so very hard. Gue harus menghafal namanya pengertian-pengertian yang menurut gue tak terlalu penting. sisanya juga gak kalah menyeramkam. Pokoknya semangat yang buat besok UTS. Kita sama-sama berjuang ya....