Jumat, 06 September 2013

Resmi Sibuk

  Fiuh, akhirnya setelah berminggu-minggu terkekang tak bisa update blog usang ini. Sekarang di kostan gue sudah ada internetnya. Walau lumayan juga sih ngehabisin uang makan sebulan. Parahnya, sampai sekarang gue belum di kasih duit bulanan. Sementara uang tinggal selembar merah dan masih ada beberapa hari untuk diterjang.

  Pertama kita abaikan penderitaan gue itu. Sekarang, kalian harus tahu! Ya, gue resmi jadi mahasiswa ketika sedang senat yang membosankan terjadi. Serta nama tempat perkuliahaan gue resmi dirubah. Mau tahu dimana gue kuliah? Kepo bingit sih. Haha.

  Tiga hari menegangkan sudah terlewati. Atau mungkin tiga hari membosankan tapi kaya dengan manfaat. Selama ospek, gue menemukan sebuah universitas yang memiliki ospek anti mainstream. Walau flat. Gak ada bullying atau apapun. Semuanya pakai intelejen.

  Dari bikin name tag sama shield aja segala harus survei ke lapangan, mencari data. Mencoba berimajinasi dan menghitungnya sesuai ukuran. Walau pada akhirnya buatnya main tembak. Asal jadi dan nyontek sama kelompok lain. Ya, gitulah.

  Gue mendapati temen kelompok yang gak kalah asyiknya. Walau semenjak masuk perkuliahaan normal sudah jarang ngumpul lagi. Tapi, beberapa kesempatan sempat berjumpa walau hanya sejenak. Bicara teman, selama gue ospek gue menemukan seseorang yang... ah sudahlah.

  Seperti judul, gue benar-benar sibuk. Akhirnya gue punya kegiatan, seperti kuliah, ngerjain tugas, latihan basket, sama cari tahu tentang si doi. Walau gak tahu doi itu siapa? Gue juga punya sohib sekelas yang anaknya asyik dan kocak.

  Sohib gue berasa dari Jogja. Bapak ibunya dosen. Bukan sembarang dosen, dosen perguruan tinggi negeri ditempatnya. Entah kenapa anaknya bisa nyasar ke Bandung. Gue pun sama dia akhirnya kemana-mana bareng, duduk di kelas pun bareng.

  Selain konyol, dia juga seorang wotta yang orang bilang agak hina dan layak jomblo. Bukan kata gue loh. Tapi, dia enggak jomblo. Dia lagi pacaran sama masa lalunya. Emang, terdengar menyedihkan. Itulah dia. Sohib gue entah kenapa suka sama polkadot. Jadi bisa panggi dia polkadot48.

  Dan sepertinya jauh ke depan gue bakalan pacaran sama namanya Fisika, Kalkulus, dan English. Tiga mata kuliah itu emang biadab. Gak mau tahu kondisi para mahasiswanya. Tapi, apa boleh buat. Pokoknya doakan jangan sampai ada yang gak lulus. Aamiin.

  Sekarang gue harus caw nih, yak, dengan kesibukan untuk latihan basket. Oh ya, selama latihan basket gue benar-benar kagum sama anak-anaknya. Jago semua. Gue sih gak yakin jadi inti. Setidaknya itu hobi gue. Berusaha gak salahkan? Apalagi sebentar lagi ada liga mahasiswa. Terpenting usaha dulu deh.

2 komentar:

komentar bagi yang perlu